Tampilkan postingan dengan label Kain Tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kain Tradisional. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Agustus 2011

Kain Sasirangan

Kain Sasirangan
adalah kerajinan khas daerah Kalimantan Selatan yang menurut para tetua masyarakat setempat, dulunya kain ini digunakan sebagai ikat kepala (laung) dan juga sebagai sabuk dipakai kaum lelaki serta sebagai selendang,  kerudung, atau udat (kemben) oleh kaum wanita. 
Kain ini juga sebagai pakaian adat dipakai pada upacara-upacara adat, bahkan digunakan pada pengobatan orang sakit. Kata “Sasirangan” berasal dari kata sirang (bahasa setempat) yang berarti diikat atau dijahit dengan tangan dan ditarik benangnya atau dalam istilah bahasa jahit menjahit dismoke/dijelujur. Kalau di Jawa disebut jumputan. Kain sasirangan dibuat dengan memakai bahan kain mori, polyester yang dijahit dengan cara tertentu. Kemudian disapu dengan bermacam-macam warna yang diinginkan, sehingga menghasilkan suatu bahan busana yang bercorak aneka warna dengan garis-garis atau motif yang menawan.

Kain Tenun

Kain Tenun Modern
Salah satu produksi kain di indonesia adalah Kain Tenun, berbeda dengan kain batik yang melukis, menggambar bentuk/corak keatas kain, Kain tenun ini sendiri adalah proses untuk membuat kain dari benang dengan menggunakan metode sederehana. maka tidak heran jika harga selembar kain tenun relatif lebih mahal dibanding kain biasa, sebut saja Solo, Madura, Papua, Palembang, Banjarmasin, Makasar, NTT dan masih banyak lagi yang masih melakukan pembuatan lain tenun ini.
Di daerah Lampung, Sumatera, kain tenun dikenal dengan sebutan kain tapis. Kerajinan ini merupakan kain tenun khas yang dibuat oleh masyarakat tradisional dengan filosofi menghubungkan dengan Sang Pencipta Alam Semesta. Ada beberapa tahap pengerjaan kain tenun ini, yaitu yang berhubungan dengan metode pembuatan dan pemilihan desain sesuai budaya setempat. Kain tenun ini menjadi pakaian keseharian para perempuan suku Lampung. Kain tenun ini terdiri dari berebapa pilihan benang yaitu perak atau emas yang di “cucuk” atau sulam. Kain tenun ini berbentuk sarung. Disebut sebagai Tapis Lampung yang artinya kain tenun bermotif apakah dari benang perak atau emas. Beberapa motif kain tenun yang ada adalah motif bunga, hewan yang di sulam dengan benang perak atau emas.

Kain Batik

Kain "Batik"
Batik adalah salah satu kesenian Indonesia yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa). Konon pada jaman dahulu kesenian batik ini sebagai mata pencaharian kaum perempuan pada jaman dulu, namun sejak ditemukannya "Batik Cap" memungkinkan para laki-laki untuk bisa menekuni bidang ini.

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, tidak heran jika dari corak/motifnya bisa dikenali dari keluarga mana yang menciptakannya. dahulu  motif batik dapat menunjukkan status seseorang, semakin bagus motifnya semakin dikhususkan kepada kalangan tertentu seperti keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
 
Diberdayakan oleh Blogger.